studio stores

studio stores adalah program ekonomi mandiri, berupa pendirian perusahaan yang bergabung dengan piknikproject, program yang telah berhasil dibangun adalah endonesie skateshop | father monster store | bandit tattoo studio | ixvi cubed store | paviliun kreatif

kerjasama bisnis

bukan saja kamu bisa belanja, tapi juga bisa bekerjasama dalam upaya penjualan produk kreatif dengan kami

urban products

salah satu kepentingan kami adalah upaya pengembangan kreatifitas ekonomi urban, memproduksi, labelisasi, dan mendistribusikannya, bahkan sekala kecil sekalipun

segmentasi kegiatan

ekonomi kecil kreatif mulai dari street skate, musik, clothing industri, clothing distribusi, pameran karya seni, pameran produk, workshop, pertunjukkan kecil dan diskusi perubahan

bekerja sambil belajar

salah satu motto kami adalah bekerja sambil belajar, maka bekerjalah bersama kami untuk membangun hidup lebih baik, mengambil resiko-resiko terbaik, dan bergandengan tangan untuk melakukan upaya-upaya terbaik dalam hidup.

Showing posts with label street. Show all posts
Showing posts with label street. Show all posts

Wednesday, April 11, 2012

Satu Abad Jatisura

Monday, November 28, 2011

Hari Musik Balada 2011



28 November 2011. tepat jam 11 malam pertunjukan dimulai. tepat para pedagang mulai menggelar dagangannya. tepat disuasana pasar selepas hujan. tepat digembirakan oleh DJADOEls, AND THIS WAY dan BELENTUNG. Tepat hari musik BALADA untuk dunia diadakan di Pasar Oncog Dangoh, Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia. Tepat kita bersyukur dengan gembira.




/alghorie.

Saturday, July 2, 2011

[pic] GO SKATEBOARDING DAY Cirebon 2011

Thursday, May 5, 2011

Makna Tato Bagi Suku Dayak Kalimantan


Tato memang sudah menjadi trend di dunia luar sana, jadi simbol kebebasan memodif diri dan tubuh, tapi di negara kita Indonesia tato sudah ada sejak dahulu.

Jangan terkejut jika masuk ke perkampungan masyarakat Dayak dan berjumpa dengan orang-orang tua yang dihiasi berbagai macam tato indah di beberapa bagian tubuhnya. Tato bagi masyarakat Dayak bukan sekadar hiasan, tetapi memiliki makna yang sangat mendalam.


Sebab tato bagi masyarakat Dayak tidak boleh dibuat sesuka hati sebab ia adalah sebahagian dari tradisi, status sosial seseorang dalam masyarakat, serta sebagai bentuk penghargaan suku terhadap kemampuan seseorang.

Oleh karena itu, ada peraturan tertentu dalam pembuatan tato baik pilihan gambarnya, struktur sosial seseorang yang memakai tato maupun penempatan tatonya.

Meskipun demikian, secara realitasnya tato memiliki makna sama dalam masyarakat Dayak, yakni sebagai "obor" dalam perjalanan seseorang menuju alam keabadian, setelah kematian.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgA5saKf4Xg51ZiUDu82FhjpvI5-TBL9lQAqE5KrgUis1Ayzp21RIfpelxzDOYukw6fjxMper57RfIYXcD5t6kzMCiYRDveY_pMQHod1N0BLbOkVVQYploVTdFtaXX3Hh1reTx8XkDlwXI/s640/tato-dayak.jpg

Bagi suku Dayak yang tinggal di sekitar Kalimantan dan Sarawak Malaysia, tato di sekitar jari tangan menunjukkan orang tersebut suku yang suka menolong seperti ahli pengobatan. Semakin banyak tatoo di tangannya, menunjukkan orang itu semakin banyak menolong dan semakin arif dalam ilmu pengobatan.

Bagi masyarakat Dayak Kenya dan Dayak Kayan di Kalimantan Timur, banyaknya tato menggambarkan orang tersebut sudah kuat mengembara. Setiap kampung memiliki motif tato yang berbeda, banyaknya tato menandakan pemiliknya sudah mengunjungi banyak kampung.

http://www.photojournale.com/data/media/175/tatto_hand_1.jpg

Berbeda pula dengan golongan bangsawan yang mamakai tato, motif yang lazim untuk kalangan bangsawan adalah burung enggang yakni burung endemik Kalimantan yang dikeramatkan.

Ada pula tato yang dibuat di bagian paha. Bagi perempuan Dayak memiliki tatoo di bagian paha status sosialnya sangat tinggi dan biasanya dilengkapi gelang di bahagian bawah betis.

Motif tato di bagian paha biasanya juga menyerupai simbol tato berbentuk muka harimau. Perbedaannya dengan tato di tangan, ada garis melintang pada betis yang dinamakan nang klinge.

http://s4.hubimg.com/u/1944739_f520.jpg

Tatoo sangat jarang ditemui di bagian lutut. Meskipun demikian, ada juga tatoo di bagian lutut pada lelaki dan perempuan yang biasanya dibuat pada bagian akhir pembuatan tato di badan. Tato yang dibuat di atas lutut dan melingkar hingga ke betis menyerupai ular, sebenarnya anjing jadi-jadian atau disebut tuang buvong asu.



sumber

Sunday, May 1, 2011

2011, Tahun Sibuk Eko Nugroho

Tahun 2011 menjadi tahun yang sibuk untuk seniman Eko Nugroho. Rencananya, dia akan terlibat dalam beberapa proyek seni, khususnya program residensi dan pameran. Eko Nugroho membagi agenda kegiatan dan rencana petualangannya untuk kita.


MiFa Melbourne
“Closing The Gap: Contemporary Indonesian Art”
Pameran akan berlangsung mulai 20 Januari – 18 Maret 2011
http://www.mifa.com.au
Espace Culturel Louis Vuitton
Pameran akan berlangsung mulai 24 Juni – 25 September 2011
Saya akan berpartisipasi dalam sebuah pameran bersama dengan seniman-seniman Indonesia lainnya di Paris. Pameran ini akan berpusat pada tema “Transfigurasi & Mitologi Kontemporer”.

Residensi dan Pameran di ZKM | Pusat Seni dan Media di Karlsruhe
Pada bulan Agustus 2011, saya akan berangkat menuju ZKM | Pusat Seni dan Media di Karlsruhe untuk menjalani program residensi selama enam minggu. Program residensi ini untuk mengembangkan sebuah karya yang akan dipresentasikan pada pameran berjudul “Dunia Seni Rupa Kontemporer Global setelah 1989”, dan dikurasi oleh Hans Belting. Pameran ini merupakan sebuah survey dari ekonomi global dan perubahan sosial politik sejak tahun 1989, dan khususnya cara-cara dimana perubahan tersebut direfleksikan dalam dunia seni. Pameran akan berlangsung mulai 17 September 2011 – 19 Februari 2012.
http://www.zkm.de/

Saya juga akan mempresentasikan pameran tunggal pertama saya di New York bersama dengan Lombard-Freid Projects pada minggu pertama bulan September. Saya akan memamerkan debut serangkaian karya bordir dari seri “poster”. Informasi mengenai waktu pameran akan saya beritahukan secepatnya. Saya harap teman-teman di New York juga bisa hadir pada pembukaan pameran!

SAM Art Projects
Proyek ini merupakan sebuah kejutan bagi saya beberapa minggu yang lalu. Saya baru tahu bahwa saya telah dianugrahi program residensi selama lima bulan oleh SAM Art Projects di Villa Raffet di Paris!!! Saya sungguh merasa terhormat, senang dan GROGI! Kelihatannya saya adalah seniman keempat dalam program residensi tersebut dan saya akan berkarya di Villa Raffet mulai 12 September 2011 hingga 26 Januari 2012. Pada akhir masa residensi, SAM Art Projects akan mengorganisir sebuah pameran tunggal dari karya-karya saya dalam kurun waktu lima bulan terakhir di Musee d’Art Moderne de la Ville de Paris (The Museum of Modern Art Paris). Pameran tersebut akan berlangsung dari akhir Januari hingga awal April. (Mohon doa restunya karena saya tidak bisa berbahasa Perancis! Hahaha..)

Asia: Looking East di ARNDT Berlin
15 September hingga 30 Oktober 2011
Selanjutnya, saya juga akan berpartisipasi dalam sebuah pameran bersama dengan seniman-seniman, antara lain Agus Suwage, Entang Wiharso, Geraldine Javier dan Natee Utarit di ARNDT Berlin. Untuk mengetahui lebih jauh tentang pameran tersebut, silakan mengecek ke http://arndtberlin.com




sumber : http://www.cemetiarthouse.com/index.php?page=news&id=19&lang=id

Thursday, April 28, 2011

Arsitektur Urban

Urban, kata yang sering diasosiasikan dengan kota besar. hubungan tersebut tercipta, karena pada dasarnya urban adalah bagian dari pusat kota, tempat segala aktivitas berlangsung. tinggal dikota besar berarti kita harus siap untuk berkaitan dengan urban. dimanapun kota tempat kita tinggal, merasakan kota adalah hal yang penting dalam menjadi urban. merasakan kota dapat dilakukan jika benar-benar menjalani kehidupan dan keseharian kita dikota, sebagai penghuni dari kota tersebut.

Melakukan interaksi dengan urban atau daerah yang berada di sekeliling daerah urban. hal ini dimaksudkan, bahwa dengan menjadi urban, diperlukan juga komunikasi dan interaksi yang baik dengan daerah sekitar. jakarta adalah sebuah kota urban yang terus mengalami perubahan secara cepat, jakarta seharusnya mengatasi segala macam persoalan yang terjadi pada kehidupanurban yang terdapat didalamnya. persoalan tersebut muncul karena tak lain orang-orang yang menjalani hidup urban mudah sekali stres. sehingga sudah seharusnya bagian-bagian dari kota jakarta ini harus dirancang dengan baik, agar dapat mengurangi stres yang terjadi pada penduduknya.

Sebagai contoh, beberapa perumahan dijakarta kini harus dibangun dengan jumlah lantai minimal 3 lantai. tak lain ini untuk mengatsi problem tanah yang semakin sempit dan juga mahal harganya. Bagaimanapun, kehidupan urban berkaitan erat dengan kualitas hidup manusia yang menjalaninya. dijakarta sendiri, kualitasnya hidupnya berada dalam posisi yang rendah dibandingkan dengan kota lainnya. bahkan, dari tahun ketahun pembangunan dan pertumbuhan ekonomi jakarta meningkat luar biasa, tetapi dari tahun ketahun, kualitas hidup dijakarta semakin menurun. kenyataan bahwa jakarta semakin panas, karena bangunan lebih banyak dibandingkan pohon hijau.

Untuk mengatasi persoalan urban di kota-kota besar, jalan keluarnya adalah melalui arsitektur yang baik, diantaranya haruslah memiliki nilai-nilai seperti berikut;

1. Merespon Hijau
Arsitektur yang baik, merespon terhadap isu-isu penyelamatan lingkungan, bahaya global warming, serta juga hilangnya tanaman hijau diperkotaan.

2. Merespon Kenyamanan
Penghuni rumah tentunya mengharapkan kenyamanan yang sesuai agar betah dan nyaman berada dirumah dan tidak lagi terganggu dengan stres karena rutinitas yang dijalaninya.

3. Merespon Tetangga
Lingkungan sosial merupakan faktor yang juga harus dipertimbangkan oleh para arsitek ketika akan merancang sebuah rumah tinggal, agar mudah bersosialisasi dan mudah berkomunikasi dengan baik.

4. Merespon Keterjangkauan
Ditengah naiknya harga-harga bahan bangunan, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang hemat dan proporsional agar pemilik bangunan pun tidak terlalu dipusingkan oleh harga dan sesuai dengan anggaran yang dimilikinya.

Nilai-nilai tersebut merupakan nilai-nilai yang dapat membuat kehidupan urban menjadi lebih baik. ketimbang kehidupan yang sekarang kita jalani. hehehe,,,,



sumber : http://www.kharianto.co.cc/2009/04/arsitektur-urban.html

Wednesday, April 27, 2011

Roda-Roda Gila Komunitas BMX

Lepas tangan (no hand), melompat (jumping), memutar sepeda di udara (table top), atau aksi ekstrem lainnya sudah biasa dilakukan oleh komunitas BMX. Meskipun risikonya lumayan besar seperti patah tulang, keseleo, atau luka, namun itu semua tak menghalangi komunitas BMX untuk terus berkreasi menciptakan trik-trik baru yang ekstrem dan memicu adrenalin.

--BMX--
Bicycle Motocross (BMX) adalah salah satu olahraga ekstrem sepeda dengan gaya motocross yang balapan pada trek lurus atau trek lumpur, menyerupai trekmorocross, meskipun banyak juga yang sekadar atraksi ketangkasan dalam bersepeda atau disebut freestyle.
California selatan merupakan tempat di mana cikal bakal komunitas BMX ini berasal, tepatnya pada 1970. Pada saat itu anak-anak yang menggunakan sepeda mulai gemar balapan, baik di trek lurus atau di trek lumpur.
Pada tahun 1974, George E. Esser mendirikan NBL (National Bicycle League) liga sepeda nasional untuk memfasilitasi komunitas BMX dalam berlomba. Sebelumnya, George dan istrinya, Mary, mendirikan AMA (American Motocross Association) asosiasimotocross Amerika di mana kedua anak mereka, Graig dan Brian ikut berlomba di dalam asosiasi tersebut.
Perkembangan selanjutnya, pada 1977 didirikanlah ABA (Amarican Bicycle Association), asosiasi sepeda Amerika dimana lomba sepeda BMX telah mencapai tingkat nasional di Amerika. Dan pada 1981, BMX internasional federasi didirikan.
Adapun kejuaran dunia BMX telah dimulai sejak 1982. Untuk koordinasi lebih lanjut, pada 1993 BMX telah bergabung dengan Uni Cycliste Internasionale. Puncaknya, sejak 2003, BMX telah menjadi salah satu cabang olahraga yang diperlombakan dalam olimpiade.
--Komunitas BMX--
Komunitas BMX dan aktivitasnya cukup mudah ditemui dan berkembang lumayan pesat di tiap negara termasuk di Indonesia. Salah satunya Polygoners Community, mereka aktif mengikuti lomba sepeda BMX. Perkembangan komunitas BMX yang lumayan pesat ini dikarenakan tempat untuk latihan dan freestyle, relatif lebih mudah ditemui. Tidak harus ada tempat khusus seperti olah ragaekstrem lainnya, yang penting tetap menjaga keamanan diri dan ketertiban umum.
Komunitas BMX juga bisa mendatangkan sponsor dari perusahaan-perusahaan besar, jika mereka profesional dan ahli dalam melakukan berbagai macam trik bersepeda. Namun biasanya, mendapatkan sponsor bukanlah hal yang utama, karena yang dicari dalam olahraga ekstrem ini lebih kepada kepuasan batin jika telah mampu melakukan trik-trik yang berbahaya.
Di samping itu untuk urusan materi, tidak sedikit para anggota komunitas BMX yang telah mempunyai pekerjaan tetap. Jadi, BMX bisa hanya sekadar hobi semata, bukan untuk mencari penghasilan, meskipun ada juga yang menjadikannya sebagai pekerjaan, misalnya serius menjadi atlet.
Uniknya, ada juga komunitas BMX yang tidak sekadar latihan dan freestyle, mereka pun paham dengan social responcibility (tanggung jawab sosial). Beberapa komunitas BMX sering mengadakan bakti sosial misalnya menyantuni panti asuhan. Salut untuk mereka!
Sumber : http://www.anneahira.com/komunitas-bmx.htm
----------------------
www.piknikproject.tk---sent from blackberry

Kisah Menghanyutkan Masyarakat Urban di 'Anak Arloji'

Cerpenis Kurnia Effendi tergolong sastrawan yang sangat produktif menerbitkan karyanya. Kali ini, lewat 'Anak Arloji', ia menghimpun cerita tentang cinta, sosial bahkan psikologi di dalam masyarakat urban dalam ramuan yang menghanyutkan.

'Anak Arloji' berisi 14 cerpen karangan Kurnia yang pernah diterbitkan di media massa. Kurnia sengaja membukukan cerpen-cerpennya yang berserakan itu agar tersusun rapi, dan bisa menjadi dokumentasi pribadi.

Beberapa cerpen yang dikumpulkan adalah 'Noriyu' dan 'Kamar Anjar' yang pernah dimuat di Koran Tempo, 'Aromawar' dan 'Pertaruhan' (Majalah Matra), 'Kuku Kelingking' (Suara Merdeka), 'Panggilan Sasha' (Femina) dan 'Laut Lepas Kita Pergi' (Kompas).

Dari ke-14 cerpennya, Kurnia memberi bumbu serta penghayatan dalam tema yang berbeda. Misalnya saja di cerita 'Laut Lepas Kita Pargi', Kurnia bercerita tentang daerah yang diterjang tsunami, bagaimana para korban berahan hidup di tengah kesusahan. Ada lagi 'Anak Arloji' yang menjadi judul bukunya, bercerita tentang seorang ayah yang menunggu kelahiran anaknya.

"Ada juga yang realisme magis di 'Tetes Hujan Menjadi Abu' yang bercerita tentang seorang anak yang mempunyai firasat neneknya akan meninggal. Firasat itu ditunjukan saat hujan, tetesan hujan di tanah itu menjadi abu. Banyak yang bilang cerita itu menyedihkan, mengharukan, dan romantis," ungkapnya kepada detikhot, Selasa (26/4/2011).

Namun ada satu yang perlu digarisbawahi, meski cerita yang disajikan seputar kisah masyarakat urban, Kurnia tidak ingin dicap menggurui. Ia hanya ingin menyajikan cerita fiksi yang enak dibaca dan menarik.

"Saya nggak berharap (jadi tuntunan) sih, bukan khotbah atau terapi. Kan dalam hidup manusia itu kan banyak terjadi masalah. Bahwa problem itu kan terjadi di masyarakat urban, ini yang hidup di kota," ungkapnya.

'Anak Arloji' sudah beredar di toko buku sejak 19 Maret 2011. Buku tersebut akan didiskusikan di Serambi Salihara, Jalan Salihara, Jakarta Selatan pada 29 April 2011 pukul 19.00. Akan hadir Zen Hae (kritikus sastra) dan Akmal Nasery Basral (penulis prosa) sebagai pembahas.

Sumber : detik.com

-----------------------
www.piknikproject.tk---sent from blackberry

saya bertatto, tetapi saya bukan preman atau jagoan, saya hanyalah pecinta seni

Tulisan saya kali ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan programming, komputer ataupun internet. di tulisan saya kali ini saya akan membahas tentang tatto. ya. . . tatto, sebuah seni melukis tubuh yang katannya erat dengan premanisme. KATANYA . . tapi kenyataanya bagaimana? disini saya akan memaparkannya.

Sering kali masyarakat menyalah artikan tentang tatto dan piercing. Kebanyakan masyarakat saat ini merasa bahwa tatto dan piercing adalah hal yang pantas untuk ditentang dan dihindari serta para orang bertatto dan bertindik atau yang biasa disebut kolektor ini pun mendapat image yang negative dari masyarakat. Padahal sejarah tatto dan piercing yang pada kenyataannya adalah kebudayaan lama masyarakat dunia bahkan di Indonesia sendiri kepada para masyarakat.

Memang bukti-bukti sejarah tatto ini kurang begitu jelas, namun para ahli mengambil kesimpulan bahwa seni tatto sudah ada sejak 12.000 tahun SM. Jaman dulu tatto digunakan untuk semacam ritual bagi suku-suku kuno seperti Maori, Inca, Ainu, Polynesians, dan lain-lain. Konon menurut sejarahnya, tato pada awalnya ditemukan di Mesir pada waktu pembangunan The Great Pyramids. Dan kemudian orang-orang Mesir memperluas kerajaan mereka dikuti dengan menyebarnya seni tatto.

Perkembangan peradaban dari Crete, Yunani, Persia, dan Arabia semakin memperluas bentuk seni tersebut. sekitar tahun 2000 SM, seni tatto menyebar ke Tiongkok. Dan kata tatto sendiri berasal dari bahasa Tahitian yaitu "tutu", yang berarti "tanda/menandakan sesuatu".
Di Indonesia sendiri acap kali para pencinta tatto ini menjadi kaum marjinal. Apalagi ketika jaman Orde Baru dan munculnya PETRUS (Penembak Misterius) yang memburu orang bertatto. Saat itu orang yang bertatto dianggap sebagai preman, criminal, penjahat, dan sebagainya. Sehingga waktu itu banyak orang yang bertatto ingin menghapus seluruh tato yang ada ditubuhnya agar terhindar dari Petrus.

Namun dalam perkembangannya sampai saat ini stigma masyarakat tersebut mulai berkurang, meskipun masih ada. Tatto mulai dianggap sebagai fesyen, karena tatto bisa mempercantik dan menambah rasa percaya diri seseorang atau sebagai aksesoris tubuh. Komunitas tatto dan piercing juga mulai banyak. Ditambah lagi dengan maraknya studio-studio tatto dan di piercing di beberapa kota besar seperti Bali, Jakarta, Bandung, dan Jogjakarta.

Tatto adalah bagian dari seni, bukan lagi untuk dunia kekerasan dan kriminalitas. Tatto sebuah ajang ekspresi seseorang, baik si artist (pembuat tatto) atau pecinta tatto sendiri. Layaknya lukisan, tatto sendiri mempunyai makna dibalik sebuah gambarnya. Dan adalah tugas para pecinta tatto dan piercing untuk membuat dan mempertahankan image postif di kalangan masyarakat. seperti ucapan salah seorang teman saya yang juga MASBERTO (Masyarakat bertatto) "Saya adalah pecinta tatto.. saya ber-tatto, tetapi saya bukan preman atau jagoan.. saya hanyalah pecinta seni"

Sumber : http://unyildadakan.com/lainya/tatto/

------------------------
www.piknikproject.tk---sent from blackberry

Mengenal Sosiologi Pedesaan dan Sub-urban Kota Besar (sebuah pengalaman empiris)

Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.
Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum (Wikipedia Bhs.Indonesia, 2011)

Sosiologi pedesaan adalah suatu ilmu yang mempelajari masalah sosial baik pendidikan, kebudayaan dan kehidupan masyarakat yang terjadi karena hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan kelompoknya , kelompok dengan kelompok lainnya dan seterusnya.

Secara awam, pengertian masyarakat pedesaan atau istilah umumnya wong ndeso, mempunyai ciri-ciri yang spesifik. Semakin jauh dari pusat keramaian kota ada kecenderungan masyarakat pedesaan semakin jarang populasinya dan membentuk struktur kemasyarakatan yang justru lebih erat tali persaudaraannya. Namun, secara sosiologis mereka lebih konsentrasi dalam kegiatan fisik agraris dan memerlukan waktu khusus untuk berkumpul bersama antar sesama warga pedesaan.  Kondisi alami yang sedemikian rupa dan dilaksanakan secara terus-menerus dan turun-temurun, mendorong individu warga menjadi kurang pergaulan, kurang percaya diri untuk tampil di depan umum, terisolasi dari pergaulan luas dan lain sebagainya. 

Oleh karenanya, mereka lebih mementingkan kerja keras untuk menghidupi keluarga dan berkumpul bersama hanya pada saat-saat tertentu saja terkait peristiwa moral yang menjadi simbol keberadaan harga diri masyarakat misalnya mendapat anugerah dari Yang Maha Kuasa, misalnya panen hasil bumi, mendapatkan kebahagiaan atau tertimpa musibah.

Dalam beberapa kasus wong nDeso terdapat keunggulan dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. Contoh yang paling ekstrim, adalah kerukunan dan rasa senasib. Kerukunan bagi masyarakat perkampungan tidak bisa ditawar lagi. Saking lekatnya rasa kerukunan, sosok seseorang dalam satu lingkup wilayah Kecamatan masih saling mengenal. Memang diakui ada pergesaran sedikit sejak munculnya masyarakat Isalm Modern yang ingin menghilangkan segala bentuk ritual adat kejawen, namun perbedaan keyakinan dalam menjalankan ajaran agama tidak sampai menggoyang kerukunan dalam bermasayarakat. Pada intinya corak karakter masyarakat pedesaan bobot kepentingan moral spiritual lebih besar dibandingkan dengan sifat materialistisnya. Pola hidup gotong-royong dan murah meriah menjadi harga mati bagi sebagian besar masyarakat pedesaan.
Beberapa bentuk kerukunan yang dimanifestasikan dalam ritual adat : Nyadran, Merti Deso, Bedah Sawah, Garebeg Gethuk, dll.

Prof. Bintarto, 1984, Kota adalah sistem jaringan kehidupan manusia yang ditandai oleh strata sosial ekonomi yang heterogen serta corak materialistis. Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No 4/1980 Kota adalah wadah yang memiliki batasan administratif wilayah seperti kotamadya dan kota administrasi. Perkembangan teknologi telah merubah masyarakat pinggiran kota atau sub urban menjadikan wilayah pinggiran kota berubah menjadi pusat-pusat kegiatan mandiri dengan berbagai fasilitas untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari Minimart, ATM, Pasar, Sekolah, Warnet, dll.

Masyarakat sub urban akan menjadi penyangga (buffer) bagi kehidupan kota manakala warganya memiliki kemampuan kontributif dalam kehidupan kota besar dan sebaliknya masyarakat sub urban justru menjadi beban bagi kehidupan kota besar jika warganya tidak memiliki kemampuan untuk berkontribusi bagi kehidupan kota yang diindikasikan dengan meningkatnya kejahatan yang semakin merajalela.

Individualistis dan meterialistis sudah tidak bisa ditawar lagi. Bahkan adu kekuatan olah pikir yang negatif pun sudah menjadi hidangan sehari-hari. Kewaspadaan dalam segala hal menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap warga sub urban.

Mengapa individualistis?   Jawabannya singkat yaitu karena tidak sempat menikmati hidup dalam kebersamaan. Seluruh waktunya habis untuk mencari nafkah. Bahkan untuk menikmati kebersamaan dalam satu rumahtangga pun kadang tidak sempat. Akhirnya, jadilah masyarakat yang cenderung untuk menumpuk harta benda (materialistis) untuk berjaga-jaga untuk membeli segala permasalahan bilamana terjadi sesuatu, bahkan sampai hal yang melanggar hukum pun ditukar dengan harta benda.

Keengganan terhadap kontribusi lingkungan yang seharusnya bisa diatasi sendiri, mereka tidak biasa melakukannya. Yang terjadi adalah meminta bantuan kepada Pihak Ketiga. Iuran untuk lingkungan dianggap sebagai beban, bukan merupakan suatu amal yang harus dikembalikan kepada kondisi alam sekitarnya. Lu lu, gua gua. Kalau sudah seperti ini maka bagi yang anggota masyarakat tidak mampu secara ekonomi akan semakin sulit untuk menyangga kehidupannya.  Bisa dibayangkan, jika suatu saat si miskin terkena musibah yang mengharuskan keterlibatan orang banyak, mis : sakit yang perlu berobat ke rumah sakit atau kematian, maka sifat individualistis sangat tidak enak dipandang mata bagi masyarakat luar. Pemandangan jalan atau gang lengang tidak ada tenda atau kursi di depan rumahnya manakala seseorang tertimpa musibah.. sangat tidak manusiawi dilihat orang yang lewat. Sedih.. orang yang melihatnya.   

Namun, masih ada yang lebih baik manakala suatu kondisi mozaik terjadi, jika masyarakat yang berasal dari pedesaan hidup dan berbaur di wilayah sub urban. Sifat gotong-royong  masih dipelihara, kesederhanaan dan prinsip hidup murah  masih terlihat jelas dan kondisi individualistis masih muncul pada beberapa anggota masyarakat walaupun tidak mencolok. Jadilah kelompok masyarakat dengan berwarna-warni karakter dan bentuk sinergi yang bisa dibanggakan. Tepa slira memahami kondisi kekurangan orang lain dan saling mengisi kelebihan terhadap kekurangan orang lain menjadi kunci kerukunan dalam bermasyarakat.

Sumber : http://agusprasodjo.blogspot.com/2011/02/pengalaman-pribadi-menjadi-penduduk.html

--------------------------
www.piknikproject.tk---sent from blackberry

Tuesday, April 26, 2011

Filosofi kopi

"Apakah anda seorang yang bisa bangun pagi tanpa kopi? Jika iya, jangan bekerja hari ini. Ilmuan dari Univerisitas Kedokteran Tohoku Jepang meneliti kebiasaan minum kopi dari sekitar 40.000 orang yang berumur 40-64 tahun dalam jangka waktu 13 tahun. Mereka menemukan bahwa orang yang minum kopi sekali sehari, 49% lebih kecil kemungkinan terkena kanker mulut dan tenggorokan. Itu karena kafein dalam kopi bisa melindungi DNA tubuh dari gejala-gejala kanker."Men's Health Australia April 2009.

Bicara soal kopi, memang unik. Mulai dari alasan minum kopi, fakta-fakta unik tentang kopi, sampai filosofi-filosofi menarik di balik rasa kopi dan ritual minum kopi. Apalagi asal-usul kenapa orang suka minum kopi.

Salah satu kisah unik adalah kisah lisan yang ada di Swedia. Cerita ini mengisahkan mengapa orang Swedia benar-benar keranjingan minum kopi. Konon, Raja Gustaff II (1594-1632) dari Swedia pernah menjatuhkan hukuman kepada dua orang bersaudara kembar. Mereka dianggap bersalah dalam suatu tindak pidana.

Untuk menentukan siapa yang bersalah, sang raja membuat aturan unik dan tak lazim.
Salah seorang hanya diizinkan minum kopi selama hidupnya, sedangkan seorang lagi hanya boleh minum teh. Siapa yang lebih dulu meninggal, dialah yang dianggap bersalah.

Ternyata, yang meninggal duluan adalah peminum teh pada usia 83 tahun, meski sudah terlambat, dia ditetapkan sebagai yang bersalah. Sejak saat itulah, orang Swedia dan negara-negara di kawasan Skandinavia menjadi begitu maniak dan fanatik terhadap kopi. Mungkin mereka percaya dengan minum kopi, umur mereka bisa lebih panjang.

Kisah unik lain juga terjadi di Ethiopia. Dan sepertinya, kisah inilah legenda paling masyhur dalam perjalanan kopi, yaitu kisah tentang Kaldi dan temuan "biji merah ajaibnya". Kisah ini terjadi sekitar abad ke-3. Seorang penggembala kambing di Ethiopia bernama Kaldi, suatu hari kambing-kambing tersebut tidak pulang dan Kaldi pun mencarinya. Ketika ditemukan, Kaldi melihat kelakuan aneh diperlihatkan oleh kambing-kambingnya, berloncatan riang gembira. Ketika Kaldi memakan buah yang sama, ia merasakan riang gembira. Begitu juga saat ada pemuda dari kota bernama Aucuba, mencampurkan buah itu kemakanannya, rasa kantuk yang dideritanya menghilang.

Nahhh... itu baru dua kisah unik di balik kopi. Lain kisah, lain lagi arti dan filosofi dibalik "kopi" dan ritual minum kopi. Ada yang bilang, bahwa petualangan minum kopi adalah pencarian jati diri (Dewi Lestari, "Filosofi Kopi). Malah ada juga yang bilang bahwa "BELI KOPI = BELI HARGA DIRI". Kenapa? Karena kopi bukan lagi sekedar pemuas rasa dahaga atau teman merokok di pagi hari saat bangun tidur, tapi lebih dari pada itu.

Kopi menjelma menjadi gaya hidup. Tidak hanya di luar negeri (AS misalnya, Starbucks), tapi juga di Jakarta dan hampir semua kota di Indonesia. Kopi menjadi alat bersosialisasi, dan teman "nongkrong" bareng di malam hari bersama teman. Pun masih ditambah dengan alasan-alasan unik lain; biar berkesan "classy", biar gaya, menghilangkan stress, menghilangkan patah hati, teman diskusi, teman tukar info, dll.
Sedangkan kalo dilihat dari rasa kopi sendiri, arti dan filosofinya juga tidak kalah unik. seperti capuccino yang katanya adalah kopi bercita rasa paling tinggi yang penuh keindahan, dan berbagai jenis kopi lain dengan filosofinya yang menarik.

Pesan yang ingin disampaikan melalui kopi ini lebih ke tentang kehidupan, bagaimana kehidupan yang kita inginkan, sesuai dengan kopi favorit kita. Kopi tubruk itu lugu, sederhana, tapi sangat memikat kalau kita mengenalnya lebih dalam. Kopi tubruk tidak peduli pada penampilannya, kasar, membuatnya pun sangat cepat. Seolah-olah tidak membutuhkan skill khusus. Tapi, tunggu sampai anda mencium aromanya. Kedahsyatan kopi tubruk terletak pada temperatur, tekanan, dan urutan langkah pembuatan yang tepat. Semua itu akan sia-sia kalau anda kehilangan tujuan sebenarnya: AROMA. Jadi coba hirup dulu aromanya (katanya sie).

Adalagi espresso strong, kopi asli tanpa gula yang biasa disajikan dengan cangkir kecil. Konon, kalau masih bisa merasakan pahitnya kopi espresso, itu berarti belum cukup merasakan pahit getirnya hidup ! (haha.. !)

Dan sepertinya, masih banyak aneka kopi lain yang juga punya filosofi dan arti unik yang cukup membuat kita tersenyum simpul dan mengangguk mengiyakan. Apalagi kalau ditambah dengan cerita tempat-tempat favorit minum kopi. Makin unik dan lucu. Mulai dari "hommy place", "tempat saksi jadian" sampai pada alasan "karena banyak yang keren-keren dan enak dilihat".

Naahhh.... kira-kira Makna apakah yang terpendam didalam cangkir kopimu?
Yang jelas, Sesempurna apapun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tidak mungkin kamu sembunyikan….


Sumber : http://denisizm.blogspot.com/2010/02/filosofi-kopi.html

-----------------------
www.piknikproject.tk---sent from blackberry

Monday, April 25, 2011

Kopi Joss: Kopi Arang di Yogyakarta

Inilah kisah seorang pria di Yogyakarta yang memperbarui cara minum kopi dengan mencemplungkan arang panas ke dalamnya.

Hari Minggu pukul 23.00, sepanjang jalan di sebelah utara Stasiun Tugu Yogyakarta dipenuhi para pemuda yang ngemil sate dan menenggak gelas berisi kopi kental dan berasap. Perbincangan tengah malam sambil ngopi sebenarnya bukanlah hal yang asing di Indonesia, namun daerah ini khas karena menyajikan kopi campur arang yang bisa membantu menenangkan perut yang "gelisah".

Seorang pria tua yang akrab dipanggil Pak Man telah membuat kopi joss sejak tahun 1960-an. Seperti kebanyakan racikan kopi dari daerah ini, ia mencampur bubuk kopi dengan empat sendok gula. Kemudian ia menuang air panas dari ketel besi dan diikuti dengan memasukkan bahan utama: arang yang masih menyala dari api kompor.

Arang membantu menetralisasi asam lambung dan sudah lama menjadi obat bagi masalah gas dan kembung. Kini demi kepraktisan, tablet arang memang dijual di apotek, tetapi 50 tahun lalu kopi tampaknya adalah cara yang lebih menyenangkan untuk mencerna obat yang mengatasi masalah perut dan usus.

Meski beberapa peramu kopi arang bilang minuman ini membangkitkan stamina, kopi arang mendapatkan popularitas lebih karena keunikannya. Sebagai minuman pilihan, orang sering memilih teh atau tape, fermentasi dari singkong. Dan dari pukul 17.00 sampai dini hari, orang duduk lesehan di depan warung sambil ngobrol — aktivitas favorit di kota yang terkenal sebagai kota pelajar ini.

Tipe kerumunan yang datang tergantung jam kedatangan. Kadang pegawai kantoran mampir sepulang kerja untuk mengudap tempe goreng, lumpia dan "nasi kucing" (nasi bungkus dengan porsi kecil). Sementara itu, pasangan kekasih biasanya datang lebih malam untuk berkencan. Banyak juga yang nongkrong untuk bermain musik.

Suasana yang hidup itulah yang menarik pelanggan datang kembali. Meski kini tempat itu mulai makin populer di kalangan turis dan para blogger perjalanan, suasananya tetap ramah dan intim seperti kebanyakan tempat nongkrong di Yogyakarta.

Kini meski usianya sudah menginjak 80 tahun, Pak Man kadang-kadang tetap muncul di warung kopinya untuk merebus air di ketel dan mengajak ngobrol pelanggan. Jika dia tidak ada, beberapa pria muda bertugas sebagai pelayan dan Pak Alex akan menggantikan Pak Man meracik kopi. Warung kopi itu sendiri terbuat dari kumpulan tenda dan potongan kayu yang disusun menjadi bangku panjang. Kompor di warung itu terletak di dapur temporer yang tersambung ke tiang bambu. Sesudah warung tutup, Pak Alex akan membawa pulang tiang itu.

Beberapa tahun setelah Pak Man pertama kali menciptakan kopi joss, ada tiga warung lain yang muncul di sepanjang jalan yang sama. Sudut jalan itu pun kemudian makin ramai oleh pengamen, pengemis, dan tukang becak yang bergiliran muncul.

Ketika kopi joss saya sudah habis, Pak Alex bertanya pendapat saya tentang kopi itu. Saya bilang, rasanya manis, seperti kebanyakan makanan dan minuman di Jawa Tengah. Dan dari bawah kumisnya yang tidak ia tata, ia tersenyum lebar. Kopi joss sesuai buat mereka yang mencari sedikit kesenangan, sedikit tantangan, dan dinamika. Yang semuanya ada di Yogyakarta.

Sumber: http://id.travel.yahoo.com/jalan-jalan/70-kopi-joss-kopi-arang-di-yogyakarta dan http://www.i-dus.com/2011/04/kopi-joss-kopi-arang-di-yogyakarta.html

-----------------------
www.piknikproject.tk---sent from blackberry

Sunday, April 24, 2011

all 24 adidas is all in, jakarta

all 24 adidas is all in event.
all skills
all day
all night
all 24
an epic, all day celebration of style, street and sport.
may' 14. kompleks gelora bung karno
parkir timur, jakarta

sign up and join the team at :
adidasall24.com

media partner : juice, area, happen skateboarding magazine,
skatecomp sanction by FSI

-----------------------------------------

Saturday, April 23, 2011

5 Tips perjalanan piknik nyaman

Siapapun anda pasti butuh refreshing. Suasana asri, sejuk dan cerah yang membuat badan dan pikiran anda segar kembali setelah beraktivitas yang melelahkan. Pada saat pikiran dan fisik penat, saatnya kembalikan kesegarannya dengan piknik, wisata atau bentuk apapun yang mengembalikan fitalitas anda.  Walaupun demikian untuk menikmati suasana fresh dibutuhkan sejumlah dana.
Bagaimana tips menikmati piknik dengan biaya terjangkau? Ini tipsnya:
  • Pertama, rencanakan liburan anda dengan baik. Misalnya apabila waktu anda berbarengan dengan peak season, maka anda bisa memesan tiket dan hotel jauh hari sebelumnya. Dengan persiapan yang matang anda akan memperoleh informasi cukup untuk mendapatkan hotel dan tiket murah.
  • Kedua, manfaatkan apa saja yang mungkin anda bisa manfaatkan selama liburan untuk menekan biaya selama perjalanan. Misalnya anda bisa memesan kamar penginapan yang cukup longgar dan murah. Juga memperbolehkan extra bed milik sendiri. Ada beberapa penginapan yang tidak mempermasalahkan extra bed, sehingga anda bisa bawa karpet atau karpet gelar multiguna. Dengan cara ini anda akan safe kocek cukup besar.
  • Ketiga, bawa peta dan petunjuk arah bantu lainnya supaya anda tidak tersesat. Tersesat menjadi masalah cukup serius karena bisa spend waktu dan biaya cukup besar. Ingat bahwa keterlambatan perjalanan akan membuat liburan anda tidak nyaman.
  • Keempat, kanali restoran yang akan anda singgahi. Kalau perlu anda tanya kepada teman dan kolega yang pernah mengunjungi tempat itu sebelumnya.
  • Kelima, siapkan uang cadangan secukupnya. Jangan sekali-kali anda pergi ketempat yang cukup jauh sedangkan anda membawa uang pas-pasan. Hal ini akan menyulitkan anda, apalagi kalau tempat tersebut cukup terpencil dan tidak menyediakan transaksi credit.
Selamat mencoba, HAVE NiceTrips


sumber : http://jaiman1.wordpress.com/2010/04/06/5-tips-perjalanan-piknik-nyaman/ 


--------------------------------------------------

Thursday, March 17, 2011

Jalan-jalan ke lapangan mandapa

Teman2 hari ini saya mulai mengawali piknik ke Lapangan mandapa kuningan; sebuah lapangan lumayan luas, ditempat tersebut ada juga stadion sepak bola, lapangan basket, gedung pertemuan, sekolah dan cafetaria; sebuah tata kota dengan rancangan yang cukup matang. saya mengira tempat tersebut memang difokuskan untuk sarana olah raga di kuningan.

Nah, dilapangan mandapa inilah anak-anak skate maen setiap sorenya; sekitar jam 4 sore mereka sudah berdatangan; sederhana memang, hanya ada box dan rail. Anak skatenya muda-muda, kelihatannya seumuran SMP atau SMA. Waa,,,lagi semangat banget kelihatannya.

Yang saya lihat ada sekitar 15 orangan deh yang berkonsen maen skate disana; sekalipun dengan fasilitas seadanya tapi gairahnya lumayan keren. Ada yang mencoba 50-50, kickflip, shuvit, hellflip, 360flip dan lain-lain. Kalo soal trick kelihatan gak terlalu hedon, tapi saya bisa melihat keinginan kuat mereka untuk menguasai trick yang sedang mereka ulik. Ayoo semangat kawans!!!

Kalo melihat tata kota sih, kuningan belum skatable; tapi ada beberapa spot yang bisa didatangi, termasuk sekitar lapangan mandapa. Nah, kalo kamu roadtrip, kamu bisa mampir ketemu anak-anak skate kuningan; mereka bisa menunjukkan dimana spot yang baik buat kamu. Peace....! (Dg)

---------------------
www.piknikproject.tk---sent from blackberry

Wednesday, March 16, 2011

jalan-jalan ketempat terapi ikan


edisi jalan-jalan kali ini kesebuah tempat 'obyek wisata cigugur, tempat mengenal ikan langka-terapi ikan' didaerah kuningan jawa barat. hmmm...sore yang cerah untuk jalan-jalan bersama teman-teman. obyek wisata ini cocok untuk teman-teman, keluarga, atau bahkan untuk pacaran sambil berhore-hore ria, heheheh. oya, saat kami masuk tiket perorang senilai Rp.7000,- didalamnya ada 3 kolam, satu kolam besar dan dua kolam lumayan sedang. kalau melihat kolam besar ngeri, kelihatan menyeramkan. dipinggir kolam berjejer tempat duduk berupa bangku-bangku kecil atau sebuah jok persis jok sepeda berwarna hitam berbentuk cokelat. untuk setiap tempat duduk, kamu akan dimintai sewa sebesar Rp.2000,-.

nah, kamu tinggal memasukkan kaki kamu sambil duduk santai, jika sudah begitu alhasil semua ikan-ikan (orang menyebutnya ikan nilem) akan menggigit-gigit kaki kamu, ada banyak ikan nilem, jadi mereka mengerubungi kaki kamu hingga kaki kamu penuh dengan ikan-ikan yang menempel. super geli dicampur sakit. disana ada dua jenis ikan: satu ikan nilem berukuran sebesar 2 jari tangan, satu lagi disebut ikan dewa, besarnya persis seperti besar bayi manusia.

konon ikan-ikan nilem itu memakan kulit-kulit mati dibagian tubuh kita, terapi ikan sebagian dipercaya bisa menyembuhkan banyak penyakit. saya sendiri kurang yakin untuk penyakit apa, hehehe. nah, bagi kamu yang percaya itu, kamu boleh mencoba terapi ikan untuk penyembuhan, kalau tidak kamu berkunjung sekedar untuk refreshing aja.

waah, teman-teman, ternyata disana tidak banyak orang yang berani turun/renang kekolam, bisa-bisa seluruh tubuh dikerubungi ikan-ikan itu, kebanyakan pengunjung hanya kakinya aja yang mereka celupkan kedalam kolam, termasuk kami. tapi pengalaman ini memberi sensasi lain, hehehe....mau coba? (gh).

Tuesday, March 15, 2011

Hans, pump,saluyu dan sapi perah

Sore dengan rintik, saya dan junko berniat tamasya kesebuah tempat dimana kami bisa belajar hal diluar dari apa yang kami tau; hmm...apa itu? Berkunjung kepeternakan susu sapi! Hahahaah....tentu hal yang saya bayangkan adalah sapi bercak hitam putih persis dalam gambar.yeah! I like it.

Kami berkunjung kedaerah cigugur kuningan,tepatnya koperasi saluyu,yaitu koperasi yang mempunyai sekitar 400 kelompok peternak sapi, satu peternak sapi bisa mempunyai rata-rata sekitar 3 ekor sapi perah, setiap harinya satu sapi perah bisa menghasilkan sekitar 25 liter susu sapi, waaa...lumayan juga yah!. Apalagi koperasi saluyu juga menyuplay perusahaan-perusahaan besar seperti frisian flag,danone dll.

Kami ketemu aris, teman kecil saya yang kebetulan lagi mendampingi Mr.Hans blauw dari Pum Organization Belanda dikoperasi saluyu; kami berencana untuk lihat sapi, sementara Mr.Hans sebagai peneliti kesehatan susu akan mengobservasi proses peternakan susu dan memberikan arahan-arahan mengenai teknis pengolahan susu secara benar.

Dari koperasi saluyu kami berangkat kelokasi peternakan sapi perah didaerah kalapa gunung di kuningan; sementara kami photo-photo, Mr.Hans memberikan masukan-masukan bagi peternak lokal.hehehe... Akhirnya kami pulang dengan rasa senang karena sapi perah itu ternyata persis seperti sapi-sapi dalam gambar. Kereeeen. (Gh)
www.piknikproject.tk---sent from blackberry

Thursday, March 10, 2011

Cekspot kuningan

Setelah event tamasya tanggal 5-6 maret 2011, tanggal 7-nya rico bogel (jkt), amad (pontianak), agung (photographer), mudi, ichal dan imut berangkat dari cirebon untuk cekspot ke kuningan sekitar jam 11 siang, saat terik matahari.

~> Cekspot kuningan/hari-1

Hari pertama kunjungan mereka disebuah tempat wisata di daerah cigugur untuk bermain-main dengan ikan-ikan. Sebuah tempat untuk terapi ikan!. Hahay...menyenangkan sekali mandi dengan digigiti ikan-ikan, konon ikan itu menggigiti semua kulit mati yang menempel ditubuh kamu.

Kemudian cekspot di Gor Ewangga kabupaten kuningan, ada 7 tangga yang lumayan menarik untuk ditaklukkan. Sayang sekali disana ada anak2 basket,akhirnya kita main skate diluar, dilatar gor, main Gos santai sama anak-anak kuningan.

Malamnya kami makan malam di pecel ayam ali action, hahaha,,,nama perusahaan yang lucu, tempatnya disebelah taman kota. Lumayan hangat. Next peace drunk with power,hahahaha....


~> Cekspot kuningan/hari-2

Sekitar jam 11 siang kami cekspot lagi di hutan kota bungkirit kuningan, ada rail dengan latar menurun tajam. Rico berhasil dengan f/s feeble 180 out. Amad berhasil dengan blunt nose, damned!. Padahal latarnya aspal super kasar. Amad juga berhasil laju downhill panjang sekali.

Setelah itu cekspot Gor ewangga indor, penasaran dengan 7 stairs kemarin. Rico berhasil dengan ollie frontside dan ollie backside dan heelflip. Sebenarnya di tangga ada rail go down, tapi setelah 3x coba rico mengurungkan niatnya lagi, entah kenapa.

Malamnya ada jamuan makan malam dari seorang skateboarders asal kuningan bernama ecko sebagai keluarga pemilik perusahaan rumah makan padang takana kuningan. Enak dan kenyang.

Setelah itu kembali ke cirebon, saat malam mau ambil gambar rico bogel dengan latar display batik mega mendung (batik khas cirebon) ternyata sebelumnya amad menghabiskan baterai kamera.hwuh sungguh terlalu. Hahahha...

Sekitar jam 23, amad meneruskan roadtrip ke yogyakarta dengan memakai kereta, besoknya rico dan agung kembali ke jakarta, terimakasih buat rico, agung dan amad untuk kunjungannya dikota sederhana kami, juga buat anak2 kuningan skateboarders. Sebuah perjalanan sederhana yang menyenangkan! (Junko).

------------------------
sent from blackberry --> http://piknikproject.blogspot.com/